Institut Pertanian Bogor

Ti Wikipédia, énsiklopédia bébas basa Sunda
Luncat ka: pituduh, sungsi

Institut Pertanian Bogor
Ipb.jpg

Ngadeg 11 September 1963
Jinis Paguron Luhur Negeri
Réktor Dr.Ir.Herry Suhardiyanto, M.Sc
Perenah Bogor, Jawa Kulon
Loka www.ipb.ac.id

Institut Pertanian Bogor (disingket IPB) nyaéta hiji paguron luhur negeri dina widang tatanén nu perenahna di kota Bogor. Dina sajarahna, IPB ngarupakeun bagian ti Universitas Indonesia sarta ngaleupaskeun diri ti universitas kasebut dina ping 1 September taun 1963.

Réktor IPB ayeuna nyaéta Dr. Ir. Herry Suhardiyanto, M.Sc.

Panneau travaux.png Artikel ieu keur dikeureuyeuh, ditarjamahkeun tina basa Indonésia.
Bantosanna diantos kanggo narjamahkeun.

Sajarah[édit | sunting sumber]

Institut Pertanian Bogor nyaeta sahiji lambaga pangajaran luhur widang pertanian anu tos kacatetkeun jieunan tina badan-badan pengajaran nengah jeung luhur pertanian sarta kadokteran hewan nu dikawitan ti mimiti abad ka-20 di bogor. Saacan perang dunya ka 2, badan-badan pangajaran nengah eta teh katelah namina Middelbare Landbouw School, Middelbare Bosbouw School jeung Nederlandsch Indiche Veeartsen School.

Babad mekarna IPB dikawitan ti tahapan embrional (1941-1963), tahap kagelaran jeung katumbuhan (1963-1975), tahap kadewasaan (1975-2000), tahap implementasi otonomi IPB (2000-2005) jeung nyanghareup ka tahap ngabasis Badan Hukum Milik Negara (BHMN) nu bakal dimimitian tahun 2006. Dina taun 2007 sacara embrional IPB direncanakeun jadi universitas riset.

Gelarna IPB dina mangsa 1 september 1963 dumasar kana kaputusan menteri pangajaran tinggi jeung elmu pangetahuan (PTIP) No. 92/1963 nu saterusna disahkeun ku Presiden RI kahiji dibarengan Kaputusan NO. 279/1965. Dina mangsa harita, dua fakultas di bogor nu aya dina iuhan UI mekar jadi 5 fakultas, nyaeta fakultas pertanian, fakultas kedokteran hewan, fakultas perikanan, fakultas peternakan dan fakultas kehutanan. Dina tahun 1964, gelar fakultas teknolohi jeung mekanisasi pertanian nu ayeuna jadi fakultas teknologi pertanian.

Pada tanggal 26 Desember 2000, pemerintah Indonesia mengesahkan status otonomi IPB berdasarkan PP no. 152. Semenjak itu IPB merupakan perguruan tinggi berstatus Badan Hukum Milik Negara (BHMN).

Tahun 2004 IPB menerapkan (kembali?) sistem mayor minor sebagai pengganti sistem kurikulum nasional. Sistem ini sangat khas dan hanya diterapkan di IPB. Setiap mahasiswa IPB dimungkinkan mengambil dua atau bahkan lebih mata keahlian (jurusan) yang diminatinya.

Fakultas jeung Departemén[édit | sunting sumber]

Di IPB aya 9 fakultas, nyaéta Fakultas Pertanian, Kedokteran Hewan, Perikanan dan Ilmu Kelautan, Peternakan, Kehutanan, Teknologi Pertanian, Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Ekonomi Manajemen, Ekologi Manusia. Pada saat ini sedang dikembangkan program pendidikan berbasis departemen.

Fakultas Pertanian (Faperta)[édit | sunting sumber]

Citakan:Sub-rapikan

  1. Departemen Agronomi dan Hortikultura

Dengan mayor yang ditawarkan:

dengan program minor yang ditawarkan:


  1. Departemen Arsitektur Lansekap

Dengan mayor yang ditawarkan:

Dengan program minor yang ditawarkan:


  1. Departemen Ilmu Tanah dan Sumberdaya Lahan

Dengan mayor yang ditawarkan:

Dengan program minor yang ditawarkan:


  1. Departemen Proteksi Tanaman

Dengan mayor yang ditawarkan:

Dengan minor yang ditawarkan:

Fakultas Kedokteran Hewan (FKH)[édit | sunting sumber]

  1. Anatomi, Fisiologi dan Farmakologi
  2. Mikrobiologi dan Kesehatan Masyarakat Veteriner
  3. Klinik Veteriner

Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK)[édit | sunting sumber]

  1. Departemen Budidaya Perairan

Dengan mayor yang ditawarkan:

  • Dengan minor yang ditawarkan :
minor Budidaya Ikan Hias
  1. Departemen Manajemen Sumberdaya Perairan

Dengan mayor yang ditawarkan:

Dengan minor yang ditawarkan :

  1. Departemen Teknologi Hasil Perairan

Dengan mayor yang ditawarkan:

Dengan minor yang ditawarkan :

  1. Departemen Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan

Dengan mayor yang ditawarkan:

Dengan minor yang ditawarkan :

  1. Departemen Ilmu dan Teknologi Kelautan

Dengan mayor yang ditawarkan:

Dengan minor yang ditawarkan :

Fakultas Peternakan (Fapet)[édit | sunting sumber]

  1. Departemen Ilmu Produksi dan Teknologi Peternakan

Dengan mayor yang ditawarkan:

Dengan minor yang ditawarkan:

  1. Ilmu Nutrisi dan Teknologi Pakan

Dengan mayor yang ditawarkan:

Dengan minor yang ditawarkan:

Fakultas Kehutanan (Fahutan)[édit | sunting sumber]

  1. Manajemen Hutan
  2. Hasil Hutan
  3. Konservasi Sumberdaya Hutan dan Ekowisata

Saat ini terdiri dari lima (5) bagian dan enam laboratorium, yaitu Bagian Ekologi dan Manajemen Satwaliar (Lab. Ekologi Satwaliar dan Lab. Konservasi Eks-Siru Satwaliar, Bagian Manajemen Kawasan Konservasi, Bagian Konservasi Keanekaragaman Tumbuhan, Bagian Rekreasi Alam dan Ekowisata dan Bagian Hutan Kota dan Jasa Lingkungan

  1. Silvikultur (dulu Budidaya hutan)

Fakultas Teknologi Pertanian (Fateta)[édit | sunting sumber]

  1. Teknik Pertanian
  2. Ilmu dan Teknologi Pangan
  3. Teknologi Industri Pertanian

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA)[édit | sunting sumber]

  1. Fisika
  2. Statistika
  3. Geofisika dan Meteorologi
  4. Biologi
  5. Kimia
  6. Biokimia
  7. Matematika
  8. Ilmu Komputer

Fakultas Ekonomi dan Manajemen (FEM)[édit | sunting sumber]

Fakultas Ekonomi dan Manajemen IPB didirikan pada tahun 2001, didahului dengan pembentukan program studi Ekonomi Pembangunan dan Program Studi Manajemen melalui SK Rektor tahun 2000. Kedua program studi merupakan cikal bakal dua departemen ketika Fakultas Ekonomi dan Manajemen didirikan. Selanjutya, melalui program penataan departemen, pada tahun 2004/2005, dua departemen baru bergabung, yaitu Departemen Agribisnis (hasil leburan program studi agribisnis Faperta dan bagian ekonomi dari program-program studi sosial ekonomi berbagai fakultas lain), serta Departemen Ekonomi Sumberdaya dan Lingkungan (leburan dari program studi ekonomi dan sumberdaya pertania). Pendirian FEM merupakan perwujudan dari cita-cita lama sejak 1986 dari Jurusan Ilmu-ilmu Sosial Ekonomi Pertanian IPB untuk menjadi "Fakultas Ilmu-ilmu Sosial Ekonomi (FASOSEK)", namun tidak prnah berhasil meski sudah berkali-kali kepanitiaan dibentuk. Keberhasilan didapat oleh Panitia tahun 2000 dengan "mengorbankan" atau merelakan untuk tidak menyertakan ilmu sosial dalam pendirian fakultas ekonomi. Sebagai pengganti, "bolehlah" diikutsertakan ilmu manajemen alih-alih ilmu sosial. (Cabang ilmu-ilmu sosial di IPB kemudian berkonsolidasi membentuk Fakultas Ekologi Manusia (FEMA) pada tahun 2004/2005 (?).

  1. Departemen Ilmu Ekonomi
  2. Departemen Manajemen
  3. Departemen Agribisnis
  4. Departemen Ilmu Ekonomi Sumberdaya dan Lingkungan

Fakultas Ekologi Manusia (Fema)[édit | sunting sumber]

  1. Departemen Gizi Masyarakat

Dengan mayor yang ditawarkan:

Dengan minor yang ditawarkan:

  1. Departemen Ilmu Keluarga dan Konsumen

Dengan mayor yang ditawarkan:

Dengan minor yang ditawarkan:

  1. Departemen Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat

Dengan mayor yang ditawarkan:

Dengan minor yang ditawarkan:

Lembaga Dakwah Kampus Badan Kerohanian Islam Mahasiswa[édit | sunting sumber]

LDK BKIM IPB[édit | sunting sumber]

SEJARAH SINGKAT[édit | sunting sumber]

Badan Kerohanian Islam Mahasiswa (BKIM) IPB adalah organisasi kemahasiswaan yang mengemban misi dakwah dan syiar Islam. Organisasi ini didirikan pada tanggal 16 November 1976 atau bertepatan dengan tanggal 18 Dzulhijjah 1396 H oleh Dr. Ir. Asep Saefuddin, M.Sc. dan kawan-kawan.

Organisasi ini pertama kali bernama Badan Kerohanian Islam Keluarga Mahasiswa (BKI KM) IPB tetapi di rubah menjadi BKIM IPB pada musyawarah kerja (Muker) ke 16. Pada tahun 1986 bersama-sama organisasi islam kemahasiswaan dari beberapa perguruan tinggi lainnya, BKIM mencetuskan berdirinya Forum Silaturrahim Lembaga Dakwah Kampus dan menjadi pusat koordinasi daerah lembaga dakwah kampus untuk wilayah Priangan Barat hingga kini. Dalam kancah pergerakan mahasiswa nasional khususwa mahasiswa muslim, LDK BKIM IPB di kenal sebagai pendiri Forum Silaturahmi Lembaga Dakwah (FSLDK) dan Badan Koordinasi Lembaga Dakwah Kampus (BKLDK)


PRINSIP ORGANISASI[édit | sunting sumber]

1. Landasan : Amanah. 2. Prinsip Kedudukan : Unit Kegiatan Mahasiswa yang bergerak di bidang kerohanian Islam. 3. Prinsip Manajemen : Mandiri, Profesional, Terbuka, Kreatif dan Inovatif, Berorientasi pada perbaikan terus - menerus. 4. Prinsip Aktivitas Inti : Layanan dakwah mahasiswa.

Assalamualaikum and Salam Eid al-Adha,

While reading background of BKIM, I noticed there was a mistake in the Hijri date when BKIM founded.

Through the search and review, I've found that November 16, 1976 is equivalent to date * 23/24 Dzulkaedah 1396H.

(* maybe there is a small probability of error of the date)

For the record, date of 18 Dzulhijjah 1396H is equivalent to December 9, 1976.

Maybe review and revision from your team could give the correct date when BKIM founded.

Please be excused if there's are mistakes and faults.

Jazakallah khoiron kasira.

Al-Faqir Illa ALLAH.

FUNGSI DAN TUGAS POKOK ORGANISASI[édit | sunting sumber]

Fungsi[édit | sunting sumber]

1.Pembinaan dan pengkaderan, 2.Pembentukan opini dan kesadaran umum, sebagai fungsi dari syiar, serta 3.Jaringan, sebagai fungsi dari proses menghimpun dukungan.

Tugas Pokok[édit | sunting sumber]

1. Tatsqif. Pembinaan sebagai peran sentral dari dakwah akan menjadi poros dari keberhasilan dakwah itu sendiri. Hal ini dikarenakan di dalamnya teradapat proses pembinaan, pemantapan kerangkan gerakan, dan penyatuan perasaan sekaligus pemikiran di tengah-tengah para pengembannya. 2. Shiro’ul Fikr. Aktivitas perang pemikiran sebagai upaya penjelasan sekaligus meruntuhkan keyakinan umum dan diganti dengan keyakinan baru, yaitu Islam. 3. Kifah Siyasi. Aktivitas ini memang memerlukan ketegasan dan kejelasan disamping keterusterangan. Artinya, aktivitas kifah siyasi lebih terkait dengan pemikiran kekinian sebagai upaya pembentukan kesadaran umum dan opini umum. Aktivitas ini berpusat pada proses penyerangan bentuk interaksi yang berkembang di tengah-tengah kampus dengan serangan yang mampu meruntuhkan keyakinan masyarakat kampus kemudian diganti dengan keyakinan baru yang shohih.

STRATEGI INDUK (VISI, MISI, DAN TUJUAN)[édit | sunting sumber]

Visi[édit | sunting sumber]

Menjadi lembaga dakwah kampus yang ideologis dan profesional bagi terwujudnya mahasiswa muslim IPB yang patuh pada syariat Islam, Dinamis, dan Kreatif.

Misi[édit | sunting sumber]

1. Melakukan pengkaderan dan pembinaan khusus yang intensif dan terpadu untuk menghasilkan SDM yang kafa’ah, beretos kerja tinggi, amanah serta mampu menjadi penjaga risalah Islam yang terpercaya. 2. Melakukan pembinaan umum yang berkesinambungan dan terarah melalui penyebaran ide-ide Islam dan mendobrak ide-ide kufur sehingga terbentuk kesadaran umum dan opini umum Islam di tengah civitas akademika IPB. 3. Meningkatkan nilai tawar organisasi BKIM IPB sebagai Lembaga Dakwah Kampus yang ideologis sehingga menjadi penentu kecenderungan (trend setter) bagi pengembangan kegiatan yang bersifat keislaman dan kemahasiswaan.

Tujuan[édit | sunting sumber]

1. Terwujudnya BKIM sebagai good student organization 2. Terwujudnya mahasiswa yang patuh pada syari’at Islam, dinamis dan kreatif 3. Melaksanakan ketetapan-ketetapan MUKER BKIM IPB

BUDAYA ORGANISASI[édit | sunting sumber]

Budaya 1. Syariat Islam merupakan standar aktivitas organisasi. Budaya 2. Layanan Dakwah Mahasiswa Secara Amanah, Profesional, Transparan dan Akuntabel adalah Kegiatan Utama BKIM IPB Budaya 3. Optimalisasi Dakwah Kampus/Mahasiswa merupakan orientasi produktivitas BKIM. Budaya 4. Profesionalisme (amanah, kafa’ah dan himmah) merupakan karakter setiap kader BKIM.

Unit kegiatan mahasiswa[édit | sunting sumber]

Lawalata-IPB[édit | sunting sumber]

Lawalata-IPB merupakan salah satu organisasi pecinta alam tingkat IPB. Lawalata-IPB berdiri pada 21 September 1974 yang diprakarsai oleh Suryo Adi Wibowo (sekaligus L-001). Selama lebih dari tiga dasawarsa, Lawalata-IPB memfokuskan kegiatannya pada kegiatan ilmiah alam bebas.

Salah satu kegiatan rutin yang dilakukan setiap tahun adalah Studi Lapang. Studi Lapang biasanya dilakukan di kawasan Konservasi, salah satunya Taman Nasional. Lima tahun terakhir Lawalata-IPB telah melakukan Studi Lapang di TN Way Kambas, TN Meru Betiri, TN Komodo, TN Gunung Palung dan TN Batang Gadis.

Pada April 2005 Lawalata-IPB telah melakukan eksplorasi keanekaragaman hayati di TN Gunung Ciremai.

Pada Studi Lapang 2006 Lawalata-IPB mengunjungi TN Karimun Jawa untuk mempelajari spesies Dewa daru, spesies pohon yang dikawatirkan akan mengalami kepunahan, khususnya di TN Karimun Jawa.

Ada 4 Kelompok Minat (KM) di Lawalata IPB, yaitu :

1. KM Flora-Fauna; memfokuskan kegiatannya pada survey-survey Biodiversity. KM FF juga menjadi tempat belajar bagi anggotanya untuk memahami esensi konservasi dan berupaya agar bisa turut serta dalam usaha pelestarian keragaman hayati di Indonesia. Beberapa kali KM FF melakukan survey-survey keragaman hayati di Jawa dan luar Jawa bekerja sama dan dibantu oleh lembaga-lembaga seperti TNC, CII, Latin, FWI, Telapak, ICSD, BRI.

2. KM Manusia dan Lingkungan; KM ini mulai dikembangkan sejak 2001, dimana KM ML mulai melakukan Paket Pendidikan Lingkungan Hidup Sekolah Dasar (PLH SD) di sekitar Kampus IPB. Hasil pembelajaran di tuliskan dalam modul-modul sederhana bagi anak-anak SD. Anggota KM ML juga belajar dengan organisasi lain seperti REPLING Kebun Raya-RMI. KM ML siap memfasilitasi kegiatan-kegiatan PLH untuk anak-anak yang dibungkus dalam outbond. KM ML pernah memfasilitasi l.k. 150 anak-anak untuk ber-outbond ria, kegiatan ini bekerjasama dengan Woman International Club (WIC) dan LATIN.

3. KM Tirta; KM ini dibentuk untuk mewadahi minat anggotanya dalam bidang air dan perairan seperti aktivitas di sungai dan di laut.

4. KM Batih; KM ini mewadahi anggota terutama untuk aktivitas adventural seperti pendakian gunung, pemanjatan tebing, dan penelusuran gua. Ciampea merupakan kawasan karst yang paling sering dikunjungi dan menjadi media belajar bagi anggota.

Kelompok Minat dapat saja bertambah seiring meningkatnya minat para anggota dari waktu ke waktu.

Koperasi Mahasiswa IPB(KOPMA IPB)[édit | sunting sumber]

KOPMA IPB merupakan wadah bagi mahasiswa IPB untuk menerapkan prinsip dasar perkoperasian.

Keanggotan[édit | sunting sumber]

  • Terbuka bagi mahasiswa IPB dengan melalui Diksar (pendidikan Dasar) yang diadakan setahun 2 kali
  • Untuk mahasiswa dari universitas lain dapat juga berpartisipasi menjadi anggota KOPMA IPB setelah melalui proses seleksi terlebih dahulu dan mempunyai status anggota luar biasa.
  • Anggota terdiri 2 yaitu : Anggota Aktif dan Anggota Pasif

Aktifitas KOPMA IPB dalam organisasi di luar kampus[édit | sunting sumber]

Unit usaha[édit | sunting sumber]

Unit usaha tetap

  • Greenco (Toko Souvenir IPB)
  • Retail Asrama Putra dan Retail Asrama Putri IPB. Selain usaha yang bersifat tetap

Unit usaha tidak tetap/ dadakan

  • Pembuatan kaos, jas laboratorium dan tender secara umum.

UKM FORCES (Unit Kegiatan Mahasiswa Forum For Scientific Studies) Merupakan unit kegiatan mahasiswa yang bergerak dalam bidang keilmiahan. Organisasi ini di bentuk pada tanggal 10 Januari 2004 oleh mahasiswa-mahasiswa IPB lintas fakultas. Beberapa program kerja unggulan UKM FORCES adalah Diskusi ILmiah, Pelatihan Penulisan Report Ilmiah (P3RI), Talk Show Mapres. Mulai tahun 2007, UKM FORCES mengadakan kerjasama dengan organisasi intrakampus dalam hal keilmiahan. Sebagai contoh, bulan maret 2007 telah dilaunching kerjasama FORCES dengan LDF Serum G FMIPA IPB. Kerjasama tersebut bertujuan menciptakan iklim dan karakter ilmiah bagi mahasiswa IPB, khususnya di fakultas MIPA.

Pranala luar[édit | sunting sumber]